Jumat, 22 Juni 2012

Social Media for Sanitation (aplikasi social media untuk Kebersihan)

Kali ini saya akan membahas ide saya mengenai aplikasi mobile untuk sosial/masyarakat.

Sebelumnya, seperti yang kita ketahui kota Jakarta tidak terlepas dari banyaknya sampah yang bertumpuk dimana-mana yang menyebabkan banjir dimana-mana. penduduk kota Jakarta yang demikian banyaknya tersebut sangat mempersulit pemda setempat untuk menanggulangi masalah pembuangan sampah di Jakarta, terlebih lagi karena penduduk Jakarta sudah terbiasa/"hobby" membuang sampah sembarangan, walaupun sudah banyak fasilitas pembuangan sampah (tong sampah, dkk), namun tetap saja banyak orang yang membuang sampah sembarangan. cukup unik memang "hobby" seperti ini, namun inilah realita dari warga Jakarta.

berikut video yang saya kutip dari youtube mengenai bagaimana gambaran kebersihan (sampah) di Indonesia khususnya di Jakarta

(Toughest Place To be A Binman)


dapat kita lihat pada video tersebut perbedaan  yang sangat besar antara kondisi kebersihan/penanggulangan sampah di Inggris (London) dan pada Jakarta dimana membuat warga Inggris tersebut Shock/kaget melihat kondisi penanggulan sampah di Jakarta. Memang sangat menyedihkan melihat kondisi tersebut, melihat di London disediakan fasilitas yang bisa dibilang "wah" seperti truk khusus, tempat pembuangan khusus, dan budaya lokal Inggris yang sangat baik dalam hal pembuangan sampah dibandingan dengan di Indonesia yang hanya disediakan gerobak dorong, tempat sampah yang kurang memadai dan mental/budaya yang kurang bersih.

Lalu, apa hubungannya hal ini dengan aplikasi pada mobile?

nah, dapat dilihat sekarang ini banyak bertebaran berbagai aplikasi social media seperti facebook, twitter, 4square, instagram, dan sebagainya. "Trend" social media tersebut sedang gencar-gencarnya tumbuh di Indonesia, seperti yang diketahui pengguna facebook, twitter, dan 4square di Indonesi sangat-sangat banyak dan terus bertambah dari hari ke hari. Tidak jauh-jauh, coba kita melihat ke orang-orang disekitar kita, berapa banyak orang yang terus menerus update status, check in, tweet, hal ini bisa dikatakan banyak orang khususnya di Indonesia sangat "eksis" di dunia maya.

untuk itu sebagai ide dan saran dari saya, akan sangat baik jika dibuat suatu aplikasi social mengenai kebersihan. gambarannya seperti ini :

seperti pada 4square dimana kita dapat check in terus menerus mengumpulkan poin, badge2, dll, dapat dibuat aplikasi social kebersihan dimana check in yang dilakukan adalah pada saat setiap kali kita membuang sampah pada tempatnya, contoh nya :
pada 4square : I'm at Monas blaaa.... blaaa.. (mendapat 1 poin check inn)
pada aplikasi ini : I've been taking out the trash in the litter bin @my home (mendapat 1 poin) (upload foto + comment + check inn) (difokuskan pada segi kebersihan)

membuang sampah (+1 poin)
ikut kerja bakti (+3 poin)
menyebarluaskan aplikasi ini (+1 poin) dsb

dimana setiap kita check saat membuang sampah di tempatnya akan menambah poin kita untuk mendapatkan reward seperti badge2, dsb. akan lebih baik lagi jika pemda setempat memberikan reward pada peraih poin tertinggi, tentunya sebagai bukti, disertakan foto saat membuang/membersihkan sampah.
aplikasi sejenis ini saya rasa terdapat ada kemungkinan untuk digunakan di Indonesia mengingat tingginya budaya "eksis" pda masyarakat Indonesia, dan akan ada banyak orang yang berlomba-lomba untuk mendapatkan reward, dapat dilihat pada 4square, banyak orang yang berlomba untuk mendapatkan poin tertinggi padahal sama skali tidak mendapatkan hadiah secara real, apalagi klo ada hadiah real nya? wah pasti akan semakin kompetitif sekali bukan?

namun tentunya banyak sekali hambatan dalam aplikasi seperti ini seperti :
- aplikasi ini ditujukan untuk mobile, bagaimana yang tidak mempunyai mobile phone?
saya rasa penggunaan mobile sekarang ini di Indonesia sudah tidak diragukan lagi banyaknya, malah semakin hari semakin banyak, mobile phone sudah menjadi barang primer sekarang ini.

- bagaimana dengan pihak yang malas mendownload/ tidak tahu mengenai aplikasi ini?
tentunya harus ada penyuluhan/pemasaran atau bahkan diberikan gratis/sudah terinstall di HP di Indonesia, dan harus ada bantuan dari semua pihak untuk saling memasarkan, karena dengan semakin bertambahnya member/komunitas, akan semakin banyak orang-orang yang akan tertarik menggunakannya.

- bagaimana dengan orang yang memang sudah ada namun malas menggunakannya?
saya rasa dengan budaya "eksis" orang-orang Indonesia sekarang ini, akan banyak org yang menggunakan social media seperti ini, namun tentunya aplikasi ini harus sudah mempunyai "Nama", karena ada pepatah "tidak kenal maka tak sayang", maka aplikasi ini harus benar-benar disebarluaskan.

- apakah aplikasi ini berbayar?
tentu tidak, aplikasi ini harus gratis tis tis, karena budaya "gratis" sangat melekat di setiap orang, "ada yang gratis kenapa harus beli", "everybody love free items, don't they?" yang gratis aja belum tentu laku dipasaran apalagi yang bayar?

demikian gambaran umum masukan ide dari saya, mohon maaf jika ide seperti ini sudah ada sebelumnya. Bila ada pihak yang tertarik dalam pembuatan aplikasi ini, silahkan menghubungi untuk lebih detailnya, sekian dan terima kasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar