Sabtu, 23 Juni 2012

Smart Insurance Tracking system

kali ini saya akan membahas salah satu ide saya mengenai aplikasi yang bisa saja digunakan pada perusahaan asuransi.

Seperti yang kita ketahui sekarang ini banyak sekali jumlah perusahaan asuransi, baik perusahaan lokal maupun luar negeri dimana produk yang ditawarkan pun beraneka ragam, dimulai dari asuransi mobil, asuransi motor, rumah, kesejatan, jiwa, dan sebagainya.Dapat dilihat sekarang ini perusahaan-perusahaan tersebut sangat gencar dalam mengembangkan usaha2 mereka, dalam menjual produk2 mereka sehingga servis yang ditawarkan pun sudah beraneka ragam.

perusahaan asuransi-asuransi seperti ini dapat dikatakan cukup laku di pasaran mengingat banyaknya jumlah kendaraan baik mobil atau motor, serta rumah-rumah yang ada, dan juga adanya peningkatan kesadaran akan pentingnya asuransi tersebut, ditambah kita sebagai konsumen dapat berinvestasi melalui asuransi tersebut. namun diluar itu, tidak sedikit perusahaan asuransi yang masih menggunakan cara manual dalam pelayanan nya (telpon), dalam kenyataannya tidak banyak perusahaan yang menggunakan teknologi informasi secara maksimal (automisasi) seperti pada penggunaan aplikasi pada mobile phone yang sekarang ini sangat sangat berkembang.

gambaran aplikasi nya seperti ini :
- target asuransi : kendaraan (mobil & motor)
mengingat kondisi jalanan khususnya di Jakarta, tidak jarang banyak kendaraan khususnya mobil yang memiliki asuransi disebabkan kekhawatiran si pemilik dengan kondisi jalan yang berubah-ubah (ulah orang iseng, tertabrak, ketabrak, menyerempet, dan sebagainya), namun pelayanan yang diberikan oleh perusahaan asuransi nya masih banyak yang minim/cara manual yaitu dengan penggunaan telpon dimana pengguna asuransi melaporkan bagian mana saja yang lecet/rusak dan akan dicatat oleh agen untuk dilaporkan ke pusat.

ide yang saya maksud kan yaitu dengan penggunaan mobile phone dimana dibuat suatu aplikasi yang memungkinkan para pengguna asuransi dapat langsung register asuransi tanpa tatap muka dengan agen, dan agen hanya tinggal mengapprove registrasi tersebut untuk dimasukkan ke dalam status member, dan pada saat klaim hanya tinggal memfoto bagian-bagian yang rusak lalu setelah seluruh bagian sudah selesai difoto, dapat langsung dikirimkan melalui aplikasi tersebut ke agen, dan agen tinggal mengapprove jika memang benar mengalai kerusakan dan langsung mem forward laporan tersebut ke perusahaan. hal ini tentunya mengurangi waktu proses asuransi dan akan jauh lebih cepat dibandingkan manual.

gambaran kasarnya yang telah saya buat seperti dibawah ini :


 Urutannya dari kiri kembali ke kiri
1. create new insurance
2. memilih perusahaan asuransi yang kita pilih
3. registrasi dan menunggu untuk di approve oleh agen
4. ketika sudah di approve akan masuk ke main menu
5. proses claim tinggal memilih tipe kendaraan, plat nomor, dan kerusakan
6. memfoto setiap bagian kendaraan yang rusak dan meng upload pada kolom upload yang telah disediakan (dalam contoh tersebut ada 3 kolom) kemudian submit untuk mengirim ke agen

dengan adanya aplikasi ini dapat membuat proses asuransi lebih cepat, pelayanan yg diberikan juga lebih cepat, dan agen tidak perlu terlalu insentif dalam mencari pelanggan, disini pelanggan dapat mencari agen, it's more easier..

demikian gambaran umum masukan ide dari saya, mohon maaf jika ide seperti ini sudah ada sebelumnya, namun bila ada yang tertarik untuk pengembangan aplikasi ini, silahkan menghubungi untuk lebih detailnya, sekian dan terima kasih.

Jumat, 22 Juni 2012

Social Media for Sanitation (aplikasi social media untuk Kebersihan)

Kali ini saya akan membahas ide saya mengenai aplikasi mobile untuk sosial/masyarakat.

Sebelumnya, seperti yang kita ketahui kota Jakarta tidak terlepas dari banyaknya sampah yang bertumpuk dimana-mana yang menyebabkan banjir dimana-mana. penduduk kota Jakarta yang demikian banyaknya tersebut sangat mempersulit pemda setempat untuk menanggulangi masalah pembuangan sampah di Jakarta, terlebih lagi karena penduduk Jakarta sudah terbiasa/"hobby" membuang sampah sembarangan, walaupun sudah banyak fasilitas pembuangan sampah (tong sampah, dkk), namun tetap saja banyak orang yang membuang sampah sembarangan. cukup unik memang "hobby" seperti ini, namun inilah realita dari warga Jakarta.

berikut video yang saya kutip dari youtube mengenai bagaimana gambaran kebersihan (sampah) di Indonesia khususnya di Jakarta

(Toughest Place To be A Binman)


dapat kita lihat pada video tersebut perbedaan  yang sangat besar antara kondisi kebersihan/penanggulangan sampah di Inggris (London) dan pada Jakarta dimana membuat warga Inggris tersebut Shock/kaget melihat kondisi penanggulan sampah di Jakarta. Memang sangat menyedihkan melihat kondisi tersebut, melihat di London disediakan fasilitas yang bisa dibilang "wah" seperti truk khusus, tempat pembuangan khusus, dan budaya lokal Inggris yang sangat baik dalam hal pembuangan sampah dibandingan dengan di Indonesia yang hanya disediakan gerobak dorong, tempat sampah yang kurang memadai dan mental/budaya yang kurang bersih.

Lalu, apa hubungannya hal ini dengan aplikasi pada mobile?

nah, dapat dilihat sekarang ini banyak bertebaran berbagai aplikasi social media seperti facebook, twitter, 4square, instagram, dan sebagainya. "Trend" social media tersebut sedang gencar-gencarnya tumbuh di Indonesia, seperti yang diketahui pengguna facebook, twitter, dan 4square di Indonesi sangat-sangat banyak dan terus bertambah dari hari ke hari. Tidak jauh-jauh, coba kita melihat ke orang-orang disekitar kita, berapa banyak orang yang terus menerus update status, check in, tweet, hal ini bisa dikatakan banyak orang khususnya di Indonesia sangat "eksis" di dunia maya.

untuk itu sebagai ide dan saran dari saya, akan sangat baik jika dibuat suatu aplikasi social mengenai kebersihan. gambarannya seperti ini :

seperti pada 4square dimana kita dapat check in terus menerus mengumpulkan poin, badge2, dll, dapat dibuat aplikasi social kebersihan dimana check in yang dilakukan adalah pada saat setiap kali kita membuang sampah pada tempatnya, contoh nya :
pada 4square : I'm at Monas blaaa.... blaaa.. (mendapat 1 poin check inn)
pada aplikasi ini : I've been taking out the trash in the litter bin @my home (mendapat 1 poin) (upload foto + comment + check inn) (difokuskan pada segi kebersihan)

membuang sampah (+1 poin)
ikut kerja bakti (+3 poin)
menyebarluaskan aplikasi ini (+1 poin) dsb

dimana setiap kita check saat membuang sampah di tempatnya akan menambah poin kita untuk mendapatkan reward seperti badge2, dsb. akan lebih baik lagi jika pemda setempat memberikan reward pada peraih poin tertinggi, tentunya sebagai bukti, disertakan foto saat membuang/membersihkan sampah.
aplikasi sejenis ini saya rasa terdapat ada kemungkinan untuk digunakan di Indonesia mengingat tingginya budaya "eksis" pda masyarakat Indonesia, dan akan ada banyak orang yang berlomba-lomba untuk mendapatkan reward, dapat dilihat pada 4square, banyak orang yang berlomba untuk mendapatkan poin tertinggi padahal sama skali tidak mendapatkan hadiah secara real, apalagi klo ada hadiah real nya? wah pasti akan semakin kompetitif sekali bukan?

namun tentunya banyak sekali hambatan dalam aplikasi seperti ini seperti :
- aplikasi ini ditujukan untuk mobile, bagaimana yang tidak mempunyai mobile phone?
saya rasa penggunaan mobile sekarang ini di Indonesia sudah tidak diragukan lagi banyaknya, malah semakin hari semakin banyak, mobile phone sudah menjadi barang primer sekarang ini.

- bagaimana dengan pihak yang malas mendownload/ tidak tahu mengenai aplikasi ini?
tentunya harus ada penyuluhan/pemasaran atau bahkan diberikan gratis/sudah terinstall di HP di Indonesia, dan harus ada bantuan dari semua pihak untuk saling memasarkan, karena dengan semakin bertambahnya member/komunitas, akan semakin banyak orang-orang yang akan tertarik menggunakannya.

- bagaimana dengan orang yang memang sudah ada namun malas menggunakannya?
saya rasa dengan budaya "eksis" orang-orang Indonesia sekarang ini, akan banyak org yang menggunakan social media seperti ini, namun tentunya aplikasi ini harus sudah mempunyai "Nama", karena ada pepatah "tidak kenal maka tak sayang", maka aplikasi ini harus benar-benar disebarluaskan.

- apakah aplikasi ini berbayar?
tentu tidak, aplikasi ini harus gratis tis tis, karena budaya "gratis" sangat melekat di setiap orang, "ada yang gratis kenapa harus beli", "everybody love free items, don't they?" yang gratis aja belum tentu laku dipasaran apalagi yang bayar?

demikian gambaran umum masukan ide dari saya, mohon maaf jika ide seperti ini sudah ada sebelumnya. Bila ada pihak yang tertarik dalam pembuatan aplikasi ini, silahkan menghubungi untuk lebih detailnya, sekian dan terima kasih.

Senin, 09 April 2012

Health Networking


memaksimalkan fungsi penggunaan aplikasi Handphone untuk membantu penerapan pola hidup sehat

di tengah kesibukan kehidupan kaman sekarang membuat orang-orang ingin segala sesuatu yang serba instant, seperti dalam hal makanan. saking sibuknya, orang-orang lebih memilih makanan yang serba cepat, walaupun kita sebenarnya sudah tau bahwa makanan yang instan itu tidak baik namun kita tetap saja masih memakannya, karena selain cepat, banyak sekali makanan instant yang enak dan murah seperti halnya indomie, dll. masalah seperti ini tentunya cukup sulit, mengingat soal apa yang dimakan tentunya menjadi pilihan/kebebasan dari masing-masing orang. dengan demikian untuk masalah seperti ini tentunya harus dibrikan sebuah pengertian, pemahaman, atau penyuluhan mengenai penting nya makanan sehat.

selain tentang makanan, seiring dengan perkembangan teknologi sekarang ini tentunya kita tidak terlepas dari suatu teknologi komunikasi mobile atau handphone. di tengah kesibukan kehidupan jaman sekarang, handphone sudah menjadi salah satu hal umum yang pasti dimiliki oleh setiap orang pada saat ini. penggunaan handphone tidak terlepas dari adanya aplikasi-aplikasi yang sangat banyak dan marak dijual akhir-akhir ini, salah satunya adalah aplikasi mengenai pola makanan sehat. melihat hal itu, aplikasi tersebut dapat dijadikan salah satu bantuan bagi kita untuk menerapkan pola hidup sehat sesuai dengan anjuran-anjuran yang diberikan melalui aplikasi tersebut, dan karena aplikasi tersebut berada di handphone maka kita dapat melihatnya dimanapun dan kapanpun kita berada, sangat efektif san efisien sekali bukan? nah selanjutnya, kembali ke diri pribadi masing-masing orang untuk menggunakannya, apakah mau atau tidak. hal ini dapat menjadi sebuah peluang, mengingat aplikasi pola makan belum banyak dikenal di indonesia khususnya di jakarta.

mengenai masalah promosi nya, tentunya pihak developer harus mempercantik tampilan serta mengembangkan fungsi-fungsi nya agar orang-orang lebih tertarik untuk menggunakannya. sebagai masukan dari saya, melihat maraknya social network dan bbm sekarang ini, bagaimana kalau aplikasi itu dibuat seperti social network, namun terdiri dari komunitas dokter ahli gizi sehingga kita dapat berkomunikasi langsung dengan dokter ahli gizi, dan ditambah fitur chat dengan dokter yang bersangkutan, seperti facebook atau bbm. dan juga sebagai tambahan, dapat juga ditambah dengan database makanan beserta tingkat kalori, gula, dan sebagainya, untuk menentukan makananan apa yang sebaiknya dimakan, tentunya akan sangat membantu, mengingat jaman sekarang ini handphone sudah menjadi hal umum dipergunakan oleh semua orang.

untuk perkembangan selanjutnya tidak menutup kemungkinan health networking ini diperluas penggunaannya, tidak hanya dalam bidang nutrisi melainkan untuk kesehatan secara menyeluruh.

Minggu, 11 April 2010

Pemanfaatan KUD (koperasi unit desa) secara online oleh pihak independen/swasta

Latar belakang

KUD, merupakan suatu sebutan yang tidak asing bagi suatu unit koperasi di desa. KUD berperan sebagai unit koperasi yang menampung setiap hasil panen di suatu desa yang kemudian dijual lagi kepada pihak yang membutuhkannya. Dengan adanya KUD tersebut para petani sangat terbantu untuk memenuhi kebutuhan ekonominya, namun seperti yang kita ketahui, pemanfaatan KUD terkadang kurang begitu dimaksimalisasi dan bahkan para petani cenderung lebih memilih menjual hasil tani nya sendiri langsung daripada melalui KUD, dengan alasan pembagian keuntungan yang lebih sedikit dan ribetnya untuk memasukkan hasil tani mereka ke dalam KUD tersebut serta waktu yang lama untuk menemukan konsumen… hal ini sangat menunjukkan bahwa KUD kurang begitu diandalkan atau difungsikan secara maksimal oleh masyarakat desa.

Lingkup permasalahan

- Kesulitan KUD untuk membantu mencarikan konsumen/pihak yang membutuhkan hasil tani bagi para petani yang bersangkutan

- Sulitnya pemasaran karena KUD hanya dilakukan secara tradisional maka wilayah di luar desa tersebut tentunya tidak akan tahu banyak mengenai KUD yang ada pada desa tersebut

- Kurangnya penggunaan KUD oleh mata masyarakat desa sebagai sarana untuk membantu menyalurkan hasil tani masyarakat desa

- Kurangnya sumber daya manusia yang memiliki kemampuan untuk mengelola KUD tersebut sehingga fungsi KUD pun tidak maksimal

- Kurangnya perhatian dari pemerintah daerah setempat pada KUD karena sering kali KUD dinilai usaha kecil-kecilan dan banyak dipandang sebelah mata oleh pemerintah

Solusi

- Pemanfaatan internet/membuat web untuk KUD tersebut untuk membantu KUD dalam mencarikan konsumen/pihak-pihak yang ingin membeli hasil tani dari para petani (isi dari web tersebut tentunya harus jelas mengenai hasil panen desa tersebut, misalnya : ada banner/iklan, adanya catalog untuk melihat hasil panen apa saja yang akan dijual, pembuatan web secara user friendly untuk memudahkan para user untuk mengakses web tersebut, informasi yang detail dan jelas mengenai produk/hasil panen yang ditawarkan, adanya fitur untuk negosiasi, dll)

- Pelatihan internet/penyuluhan pengetahuan seputar internet dan marketing bagi orang-orang yang mengelola KUD tersebut sehingga mereka dapat memaksimalkan fungsi KUD dengan lebih baik

- Sosialisasi bagi para petani mengenai pentingnya KUD untuk memajukan kesejahteraan desa

- Pembuatan web yang berisi kumpulan-kumpulan KUD (e-KUD) sebagai sarana untuk menghimpun semua web KUD online dari semua desa disertai dengan hasil tani yang dihasilkan sehingga pihak konsumen/pembeli dapat mengetahui informasinya dengan jelas

- Pemanfaatan KUD beserta web nya diluar campur tangan pemerintah, alangkah baiknya dimanfaatkan oleh para pihak swasta dan para investor untuk lebih menjamin jalannya KUD serta web nya tersebut. Hal itu dikarenakan pihak pemerintah daerah yang kurang “gesit” untuk memajukan desa. Oleh karena itu menurut saya pihak swasta lah yang lebih baik mengelola KUD tersebut karena pihak swasta akan lebih focus dalam bertindak tentunya dengan bantuan dari warga setempat.

Rencana Implementasi & Teknologi Pendukung

Awal-awal tentunya dimulai dengan sosialisasi dan berbagai pengarahan serta pelatihan oleh pihak-pihak yang memiliki kemampuan dalam bidang bisnis dan marketing secara online kepada para pengelola KUD dan para petani yang ada di desa tersebut.

Membuat kelompok/lembaga kecil untuk penelitian lebih lanjut mengenai kondisi pasar KUD/marketing research (jika diperlukan, dengan dipandu oleh ahli marketing).

Teknologi nya berupa : web hosting, internet, software pendukung untuk membuat dan memaintain web.

Karena program ini dilakukan oleh pihak swasta/independen maka diharapkan akan lebih terfokus dalam pengerjaannya tentunya dengan bantuan warga desa yang turut serta membantu untuk memberikan informasi seputar desa.

Benefit

Pemanfaatan KUD yang lebih maksimal seperti ini tentunya sangat bermanfaat bagi para warga desa khususnya para petani desa yang ingin menyalurkan hasil tani nya pada pihak-pihak luar yang membutuhkan hasil tani tersebut. Dengan adanya KUD online ini tidak menutup kemungkinan desa tersebut akan semakin dikenal oleh khalayak luas bahkan akan semakin dicari-cari oleh pihak-pihak yang membutuhkan hasil tani. Serta dengan adanya KUD tersebut tentunya akan banyak menyerap tenaga kerja dalam pengelolaannya, karena walaupun sudah ditangani oleh pihak swasta, KUD tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya bantuan dan dukungan dari warga desa itu sendiri. KUD online ini diharapkan juga agar bisa memudahkan dalam menacari para calon pembeli dan membantu pemasaran hasil panen pada pihak-pihak di luar wilayah, bahkan jika mungkin di seluruh Indonesia dan tidak menutup kemungkinan untuk mendunia (karena internet sudah mendunia).

Sekian, mohon maaf bila ternyata ide ini sudah ada, terima kasih.

Senin, 22 Maret 2010

Mobile wallet/digital wallet

pernah ga kita ngebayangin klo fungsi dompet itu digabung sama fungsi hp? kita pastinya ga perlu repot bawa2 dompet kemana-mana dengan isinya yang bertaburan numpuk ga karuan dengan kartu nama, ktp, sim, dll.














sekarang ini, umumnya org2 cenderung lebih mementingkan/mengingat untuk membawa hp ketimbang membawa dompetnya, saya pun juga demikian sering kali seperti itu, apakah anda salah satu yang seperti itu?
jika memang isi dompet dapat dipindahkan secara digital ke dalam HP tentunya akan sangat membantu sekali. contoh kecilnya dalam hal kartu nama, sering kali kita membuat kartu nama dalam jumlah banyak hanya untuk diberikan kepada klien2 kita, namun apakah anda tau, kita sering kerepotan menyimpan begitu banyaknya kartu nama di dalam dompet kecil kita, belum lagi ditambah ktp, karyu kredit, sim, dll...

apa yg akan terjadi jika pembuatan dan pertukaran kartu nama sudah dilakukan secara digital(HP to HP)? tentunya akan sangat membantu untuk meringkankan isi dari dompet kita. kita tinggal melihat semua kartu nama dari "aplikasi penyimpanan kartu nama pada hp anda", thats it! simple isn't it?? tp apakah sekarang sudah ada aplikasi seperti itu??

KTP
saya membayangkan kalau KTP sudah bukan lagi berbentuk cetakan, melainkan sebuah data/file digital yang tersimpan di HP kita. kita tinggal hanya membuka "aplikasi dompet digital kita untuk melihat KTP". just simple thing! bila dibandingkan kita harus repot2 membuka dompet, apalagi sampai KTP kita tertinggal. dari segi lainnya yaitu dalam hal pembuatan, pembuatan ktp/sim pasti lah memerlukan waktu lama dan cukup ribet, belum lagi jika terdapat ada nya kesalahan pada data di dalamnya, untuk mengurus nya kembali pasti akan memakan waktu dan biaya.

ilustrasi yang saya ingin sampaikan adalah, bagaimana jika terdapat mesin seperti mesin ATM yang membantu kita dalam pembuatan/pengeditan KTP/SIM tersebut??
pertama-tama kita sambungkan HP kita ke mesin tersebut, ntah menggunakan bluetooth atau apapun yang bisa menyambungkannya, lalu di layar terdapat pilihan opsi untuk :

- edit data (seperti edit profile pada facebook, namun data yang diganti hanya data yang kira2 bisa diganti contohnya : agama pada ktp, tinggi badan pada sim, dll, untuk mencegah penipuan KTP)
-customized (memungkinkan bagi kita untuk mengcustomized tampilan ktp digital kita sendiri, mungkin bisa ada background, jenis tulisan, warna, dll *jika diperbolehkan)
-upload photo
-new ID(untuk buat baru, dengan bantuan petugas yang bersangkutan agar pengisian data tidak asal-asalan)
-dsb

*dengan terconnect pada database yang bersangkutan

tentunya akan sangat membantu jika ada seperti itu, kita tidak perlu ribet2 mengurus ktp/sim lama2, tetapi untuk tes2 dalam SIM, jika diperlukan tentunya masih harus dilakukan.

dengan adanya seperti itu saya yakin sangat membantu, karena semakin maju nya teknologi sekarang ini, pastinya masyarakat menuntuk untuk lebih "simple" dalam hal apapun.

contoh kecil laiinya:
kita tidak harus khawatir menjaga hp dan dompet kita pada saat di tempat keramaian, karena sebagai ganti dompet, kita hanya membawa hp saja, saya rasa lebih mudah untuk menjaga 1 barang daripada 2 barang apalagi ketika kita diangkutan umum, dimana tangan yang satu memegang pegangan, jadi hanya 1 tangan yang digunakan untuk menjaga barang2 kita, tentunya akan membuat penjagaan terhadap barang kita (dompet, hp) semakin mudah.











hal ini pun saya rasa bisa berlaku untuk kartu kredit, debit, flazz, dll. sebagai pengganti kartu2 nya, contohnya di mesin atm, kita cukup menghubungkan hp dengan mesin untuk mengambil uang dalam bentuk flazz card/uang digital ke dalam HP, tentunya dengan sekuritas yang tinggi, kita akan merasa lebih aman dalam pengambilan uang banyak karena tidak akan mencolok. kenapa? karena uang nya berupa uang digital di HP, siapapun tidak akan menyangka bahwa dalam HP kita berisi uang digital yang banyak. tentunya akan membantu, tetapi hal itu tidak lepas dari sistem pengamanan dari bank itu sendiri, dan sistem pengamanan HP yang harus benar-benar kuat agar tidak kebobolan.

sekian, mohon maaf bila ternyata ide ini sudah ada, saya hanya menshare apa yg ada dipikiran saya, terima kasih-